Saya beberapa kali membeli buku secara online, antara lain dari gramedia, mizanstore, opentrolley, periplus, sampai beberapa merchant di tokopedia. Semuanya memuaskan. Buku yang saya order sampai dengan cukup cepat dengan packing yang baik.
Hal berbeda terjadi ketika saya memesan di grobmart. Ceritanya saya mencari buku Mun'im Sirry, Kontroversi Islam Awal. Setelah browsing di beberapa toko buku online, stok buku ini sudah habis. Saya cari lewat internet, membiarkan ke situs apa saja yang menawarkan buku ini. Salah satunya ada toko buku Grobmart yang kemudian saya cek.
Di situs tersebut buku berstatus "di gudang penerbit" yang berarti ada stock dan dalam 3-5 hari akan dikirim setelah verifikasi pembayaran. Saya memesan dan membayar tanggal 9 Agustus 2019 via go-pay, yang segera dikonfirmasi oleh Grobmart melalui email. Menurut situs tersebut tidak perlu melakukan verifikasi lagi, alias pihak toko dapat mendeteksi saya sudah membayar.
Setelah seminggu, dua minggu saya belum dapat kiriman buku atau bahkan kabar. Tanggal 30 Agustus 2019 atau 21 hari setelah pemesanan saya mengirim email menanyakan. Baru kemudian direspond bahwa stok tidak ada, pembayaran saya akan dikembalikan (refund). Sayang penjelasan refund-nya juga tidak jelas.
Sampai hari saya menulis post ini (5 September 2019), uang saya belum di-refund.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Ramai berita tentang Waka DPR yang anaknya diminta dijemput oleh KJRI New York mengingatkan saya sebuah kata "Kopasjiba" yang say...
-
Saya sedang kembali ke apartmen kampus ketika berpapasan dengan seorang pria bule yang menuju Curtin Oval, lapangan sepakbola kampus. Meliha...
-
Kita yang bukan penutur asli bahasa Inggris mudah keliru mengartikan Moral Hazard . Saya dua kali mendengar orang menyebutkan istilah itu t...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar